Film

Film Kiblat Dikritik Gak Mendidik, Dikhawatirkan Bikin Orang Jadi Takut Salat

Potongan trailer film Kiblat Youtube

Film horor berbalut religi berjudul Kiblat yang dibintangi Ria Ricis segera tayang di bioskop Indonesia pada tahun ini.

Tapi belum diputar di bioskop, film produksi Leo Pictures ini tuai kritik. Salah satunya datang dari Ustaz Hilmi Firdausi.

Lewat akun X miliknya, Hilmi Firdausi minta agar ke depan para sineas untuk tidak membuat film horor semacam Kiblat.

“Dengan segala hormat kepada para produser film Indonesia, tolong hentikan membuat film horor seperti film Kiblat ini,” cuit Hilmi Firdausi, Jumat (22/3).

Menurut Hilmi Firdausi, film Kiblat tak berikan edukasi, khususnya bagi umat Islam. Dia khawatir orang jadi takut beribadah, terutama salat.


“Film seperti ini sama sekali tidak mendidik, bahkan sampai membuat sebagian orang jadi takut sholat. Dulu kejadian yang sama sudah pernah terjadi pada film Makmum, Khanzab dan sejenisnya,” ujar Hilmi Firdausi.

Hilmi Firdausi memberi masukan jangan pernah memasukkan unsur horor dalam film religi. Dia malah minta agar pembuat film Kiblat agar meniru cara yang dilakukan oleh film Agak Laen.

Menurut Hilmi Firdausi, film Agak Laen yang bergenre horor, tapi tak membuat orang yang menontonnya ketakutan.

“Yuk, bisa buat film dengan unsur religi yang lebih berkualitas, yang agak laen. Biar hasilnya juga agak laen kayak film Agak Laen,” ungkapnya.

Film Kiblat diklaim sutradaranya, Bobby Prasetyo memiliki cerita yang memikat. Bobby menggambarkan perjalanan seorang santri perempuan yang berjuang untuk melepaskan diri dari pengaruh ajaran sesat di sekitarnya.

Kiblat menampilkan para aktor dan aktris terkenal Tanah Air seperti Arbani Yasiz dan Yasmin Napper. Ria Ricis juga turut ambil bagian dalam film ini, menandai kembalinya ke layar lebar melalui perannya.

Namun, perhatian publik justru terfokus pada poster film Kiblat. Poster tersebut menampilkan adegan orang yang tampak kerasukan saat sedang salat, yang dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai bentuk pelecehan terhadap agama.

Banyak yang mempertanyakan pemilihan kata “kiblat” sebagai judul untuk film horor ini. Sebagian umat Muslim merasa tidak nyaman dengan penggunaan istilah yang biasanya digunakan dalam konteks keagamaan sebagai bagian dari upaya untuk menakuti penonton.

Rumah produksi Leo Pictures belum memberikan tanggapan resmi terhadap kritik yang dilayangkan terhadap film Kiblat. Namun, mereka telah mengeluarkan pernyataan untuk menghentikan semua kegiatan publikasi terkait poster dan trailer film tersebut, sebagai upaya untuk meredakan kontroversi yang timbul.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Indopop.id Dapatkan Gosip Ekslusif Paling Update dan Terkini Selebriti Indonesia
Dismiss
Allow Notifications